Merubah penampilan Xp menjadi Vista special edition

Senin, 13 April 2009 | Label: | 0 komentar |

Anda mau ganti sistem operasi xp menjadi vista? namun gak punya budget cukup. jangan sedih, karna software gratisan ini bisa mengubah total penampilan windows xp anda menjadi vista special edition.

pertama kali saya melakukan pencarian di google tentang merubah penampilan windows xp agar menjadi mirip vista. saya mencari dan terus mencari, namun tiada hasil yang cocok. software2 yang saya coba malah menambah virus bandel di komputer. namun setelah saya cari di google search image, akhirnya WINSTEP EXTREME menjawab pertanyaan saya.

pertama khawatir winstep hanya menimbulkan kekacauan di komputer, namun saya beranikan diri untuk menginstalnya. dan saya tidak menyangka, penampilan windoes xp saya berubah total dan bahkan mengalahkan windows vista. jadi saya namain windows vista special edition for free. (tanpa ijin…..) vista special edition buatan sendiri yang belum ada di planet ini. he..he..he.. bercanda. untuk lebih detail tentang ni software, lanjutin baca aja deh.

ini bukanlah software yang bisa merubah sistem operasi XP menjadi mirip Vista. namun ini hanyalah software untuk mengubah penampilan xp. anda tetap menggunakan XP. Namun satu hal. anda jangan coba2 meremehkan software ini, karna anda akan terkagum2 dalam beberapa klik. WinstepXtreme bisa anda download gratis. software gratisan ini mungkin mampu mencuri perhatian anda. winstep xtreme mudah digunakan, userfriendly, dan setelah terinstall, otomatis dia akan meng apply themesnya otomatis.

Software ini ketika kita install akan terinstall beberapa tool ke komputer kita antara lain:

1. 9 themes keren2 yang bisa langsung dipilih.
2. wallpaper yang satu set ddengan themes
3. widget unik dan gaul yang tidak ada dalam sistem operasi windows vista, dijamin puas!!!!
4. Startmenu yang special, juga lebih hebat dari windows vista.

Winstep wajarnya dapat kita katakan sebagai Themes Yang paling XTreme yang pernah ada. saya sendiri mengakui ke hebatannya. Dalam paket software ini anda bisa mengganti themesnya, widget, dan masih banyak lagi.
Untuk melihat screenshootnya dibawah ini


Read More......

Pengantar Ekonomi Mikro 1

Sabtu, 11 April 2009 | Label: | 0 komentar |

Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).
Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah mikroekonomi vs makroekonomi. Selain itu, subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter, seperti misalnya penelitian perilaku kriminal, penelitian ilmiah, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas, teori lingkaran ekonomi, invisble hand, informatic economy, daya tahan ekonomi, merkantilisme, briton woods, dan sebagainya.

Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Fokus analisa ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang dimana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. misalnya bidang pendidikan, pernikahan, kesehatan, hukum, kriminal, perang, dan agama. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya, tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapatnya ini terkadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.

Banyak ahli ekonomi mainstream merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide, konsep, dan metodenya; walaupun menurut pendapat kritikus, kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School, with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real-world phenomena, has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. On the other hand, some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction.

Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.

1. Ekonomi Mikro
Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga.
Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum. Secara teori, tiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus.

1. Ekonomi Makro

Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
•Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
•Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
•Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.

Read More......